Kenali Berbagai Macam Tes dalam Assessment Center untuk Pahami Potensi SDM Berikut Ini!

Sumber daya manusia menjadi tingkat keberhasilan dalam sebuah perusahaan untuk mencapai targetnya. Seperti yang diketahui jika saat ini dunia bisnis terus mengalami peningkatan dengan persaingan yang ketat. Supaya tetap bisa bertahan dan tetap berusaha memajukan perusahaan dengan baik tentu perlu memiliki SDM yang terbaik. Supaya tidak salah memilih, Anda bisa melakukan assessment center untuk mengenali seberapa besar kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing SDM. Hal itu untuk mengevaluasi pula sejauh mana kemampuannya dalam memangku jabatan di perusahaan apakah sudah tepat atau perlu untuk ditingkatkan.

Masing-masing perusahaan mempunyai standarisasi tertentu dalam menentukan posisi jabatan kerja. Sebagai perusahaan tentu harapannya akan mencapai target yang telah ditentukan diawal tanpa waktu panjang dengan SDM yang sudah ada. Namun nyatanya hal itu sering menimbulkan masalah sehingga perlu adanya penilaian pada setiap kedudukan. Bisa jadi SDM kurang berkompeten, bisa jadi posisi SDM kurang tepat atau bisa pula terjadi perlu penambahan SDM untuk mendukung pekerjaan-pekerjaan yang cukup berat dalam perusahaan. Semua itu bisa di analisa melalui penilaian yang dilakukan sebelumnya, apakah sudah dilakukan?

Tujuan utama menggunakan sistem penilaian karyawan dalam sebuah perusahaan adalah untuk mengumpulkan berbagai informasi serta data-data secara lebih valid untuk selanjutnya di evaluasi. Dengan informasi yang didapatkan bisa digunakan sebagai indikator atas kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing SDM yang ada di kantor. Selain itu para HRD juga sering menggunakan sistem tersebut untuk menentukan jenjang karir, promosi jabatan, evaluasi jabatan dan beberapa hal lainnya pada seorang karyawan. Sehingga HRD mempunyai data valid atas tepat atau tidaknya seseorang dalam memangku jabatan di kantor.

Bisa disimpulkan dimana metode assessment center merupakan satu dari sekian banyak sistem penilaian kompetensi pada SDM yang bisa digunakan. Digunakannya metode ini dengan tujuan berbeda, seperti untuk melihat nilai kemampuan, ketrampilan sampai dengan pengetahuan yang dimiliki setiap karyawan. Dibandingkan dengan jenis metode lainnya, dikatakan assessment mempunyai tingkat validasi yang paling tinggi. Nah, didalam prosesnya ada beberapa tes yang dilakukan seperti:

1. Tes psikometri.

Secara sederhana tes yang satu ini bertujuan untuk melihat kemampuan yang paling dominan pada setiap SDM. Mulai dari arena penalaran abstrak, penalaran verbal sampai dengan penalaran angka yang perlu pemecahan masalah.

2. Simulasi atau exercise.

Lalu ini cara penilaian yang kedua umum digunakan dalam prosesnya, ini sebagai salah satu observasi pada seorang tenaga kerja untuk melakukan pencatatan dan kemudian dikategorikan dalam kriteria standar atau seperti apa.

3. Self preference.

Fungsi utamanya untuk menampilkan preferensi karyawan ketika berhadapan dengan kondisi kerja, motivasi kerja, situasi, cara kerja dan juga sikap ketika bekerja.

4. Wawancara.

Dibandingkan dengan metode lainnya, ini lebih terstruktur dan berdasarkan indikator perilaku yang telah ada pada setiap kompetensi. Melalui cara ini bisa diketahui gambaran secara detail mengenai sikap dan tindakan tenaga kerja ketika berada pada titik jenuh.

Diatas merupakan beberapa tes yang sering digunakan dalam penilaian assessment center pada umumnya. Meskipun memang dalam beberapa lini kerja tertentu perlu menggunakan metode tambahan sebagai pelengkap seperti adanya role play, analisis kasus, tes proyektif sampai dengan presentasi. Nah, untuk melakukan penilaian dengan metode assessment center  bisa menggunakan lembaga Prasmul-ELI yang dapat memberikan solusi untuk SDM lebih optimal dalam mengembangkan talenta setiap lini nya. Berbagai layanan penilaian juga mereka sediakan untuk memudahkan para perusahaan memposisikan SDM secara tepat, informasi lebih lanjut bisa hubungi Prasmul-ELI secara online segera.