Tips Membiarkan Anak Menonton TV Agar Tidak Berlebihan

Durasi menonton live streaming tv ideal untuk anak harus dikontrol. Untuk anak berusia 2 tahun kurang harus kurang 1 jam tiap harinya untuk waktu menonton tv. Sedangkan anak-anak berusia 2 tahun maksimal selama 2 jam tiap harinya. Jika kelamaan menonton TV, maka bisa saja memunculkan dampak buruk untuk anak. Anak-anak yang hobi menghabiskan 4 jam lebih per hari nonton TV akan cenderung mudah obesitas. Karena pada saat menonton TV, kalau terlalu lama, maka tubuh akan diam lama dan akan cenderung ingin mengemil sembari menatap tv.

Obesitas anak bisa meningkatkan risiko kena penyakit kronis yang berbahaya seperti misalnya sakit jantung dan diabetes untuk masa depannya. Di samping itu, dari tayangan kartun dengan sarat kekerasan berisiko juga membuat anak akan menunjukkan perilaku agresif dan menyimpang. Terlalu sering nonton film kekerasan juga berisiko untuk membuat anak akan tumbuh dengan tendensi psikopat atau antisosial. Tetapi bukan berarti kita harus melarang anak nonton kartun. Menonton tv dan kartun ialah perantara bagi tiap anak dalam belajar hal yang baru, dan juga mendapatkan informasi. Anda bisa memperhatikan panduan berikut ini.

Memakai aplikasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penonton

Misal saja memakai aplikasi smart phone yang bisa membuat tontonan diulang kembali. Ada juga situs yang menyediakan akses seperti itu seperti RCTI Plus. RCTI Plus ini menyediakan akses situs dan juga aplikasi dengan fitur yang sangat fungsional. Anda bisa mengulang saja tayangan kartun sehingga si anak tidak akan menonton tayangan saat itu. Berbagai tayangan yang tidak baik untuk anak pun bisa dihindari. Waktu juga bisa lebih dihemat karena selain bisa mengulang tontonan, kita bisa juga skip iklan dengan fitur yang ada. RCTI Plus ini juga menghadirkan channel-channel yang menyediakan banyak kartun seperti MNC TV, dan GTV, RCTI.

Membuat jadwal nonton TV

Para orang tua bisa menjadwalkan anak nonton TV pada waktu-waktu tertentu atau hanya pada program tertentu yang menjadi favorit si anak. Tentu menentukan hal seperti ini perlu sesuai dengan kesepakatan. Jika anak melanggar, maka beritahu hukuman yang terjadi kalau anak tidak menuruti perjanjian tersebut. Contohnya, dilarang menonton TV 3 hari.

Nonton bersama dengan anak

Untuk hal satu ini bisa sebagai cara membatasi dan juga mengawasi waktu si anak menonton yaitu dengan menonton TV bersama. Para orangtua bisa juga menjelaskan tentang yang dilihat dan juga menjadikannya bahan untuk berdiskusi. Agar bisa mendorong anak untuk bersikap kritis pada apa saja yang ditonton. Tetapi tetap harus dipastikan kalau tontonan tersebut memang aman.

Mengalihkan perhatian lalu mematikan TV jika terdapat tontonan kurang baik

Pada saat Anda rasa anak menonton acara tv yang kurang pantas, maka lakukan hal ini yaitu mengalihkan perhatian lalu matikan tv. Setelahnya, jelaskan pelan-pelan mengapa ia tak boleh menonton tayangan tersebut sendirian. Beberapa tontonan tv tentu harus ada yang dengan pengawasan orang tua. Para orang tua lebih baik tak memberikan akses TV dan internet bagi anak-anak berusia sangat muda. Karena orangtua akan sulit untuk memantau apa saja yang anak tonton lewat layar kaca gadget.

Hindari anak menonton saat belajar dan makan

Agar bisa menghindari rasa kebosanan pada saat belajar, maka coba buat aktivitas pembelajaran atau olahraga outdoor sehingga bisa membantu anak menjadi aktif. Kalau anda memakai aplikasi streaming tv, maka bisa ditentukan tayangan sesuai waktu yang diinginkan.